Beberapa perawatan mobil memang bisa dilakukan seorang diri di rumah tanpa harus membawanya ke bengkel. Seperti mencuci mobil, ganti oli mobil, menghilangkan karatan dengan bahan alami, atau bahkan mengganti minyak rem. Memang, kegiatan ini cukup sederhana dan tidak membutuhkan bantuan ahli. Hanya saja, ternyata beberapa cairan yang kamu gunakan ketika melakukan perawatan mobil ini bisa merusak cat bodi mobil, lho. Apa saja, ya?

  1. Deterjen. Kamu sering membersihkan mobil dengan menggunakan deterjen? Jika ya, maka jangan heran jika warna cat mobilmu lebih cepat pudar dibanding cat mobil pada umumnya. Sebab ternyata kandungan kimia yang ada dalam deterjen bisa merusak pelindung cat, meninggalkan noda jika tidak dibersihkan dengan merata, dan memudarkan cat. Alih-alih menggunakan deterjen, lebih baik gunakan sabun khusus mobil, ya.
  2. Oli mesin. Ingin mengganti oli tanpa bantuan mekanik? Hmm, sebenarnya bisa, kok. Akan tetapi, tentu saja ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah ketika penuangan oli baru. Jangan sampai oli mesin mengenai cat di bodi mobil. Sebab oli mesin ini bisa meninggalkan noda permanen yang akan sulit dihilangkan. Perhatikan pula agar tetesan oli ini jangan sampai mengenai busi karena bisa mengacaukan sistem pengapian.
  3. Minyak rem. Minyak rem juga bisa menimbulkan efek yang merusak ketika mengenai bodi mobil, lho. Sebab cairan ini bisa membuat cat mengelupas, menimbulkan karat, hingga korosi. Nah, lantas bagaimana jika cat mobil tanpa sengaja terkena minyak rem? Jangan panik, segeralah siram bagian yang terkena minyak rem dengan air bersih dan lap sampai menghilang bekasnya.
  4. Pembersih jamur kaca. Kamu pastinya kerap menemukan pembersih jamur kaca yang banyak dijual di pasaran. Sesuai dengan namanya, fungsi dari cairan ini adalah untuk membersihkan jamur yang melekat di kaca. Nah, hanya saja ketika digunakan untuk membersihkan, kamu harus berhati-hati, nih. Pasalnya, posisi kaca cukup berdekatan dengan bodi mobil. Ketika cairannya menetes, maka bisa menimbulkan noda permanen di tempat yang terkena cairan. Tidak hanya itu, cairan pembersih ini juga bisa menyebabkan iritasi kulit.

Itu dia beberapa cairan yang bisa merusak lapisan cat mobilmu. Lebih diperhatikan lagi agar bodi mobilmu tetap terlihat terawat dan indah, ya. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *